Bulan Ramadhan adalah momen untuk memperbanyak ibadah. Salah satu bentuk ibadah yg ingin kita perbanyak salah satunya adalah mengaji.
Namun apa yg terjadi jika pada saat bunda baru akan mulai mengaji, di saat yg bersamaan si kecil merengek lapar minta dibelikan kue. Kesal? Marah atau sabar.
Saya sedang berada di ruang tunggu rehabilitasi medik RS Al Islam menemani mertua. Dihadapan saya ada seorang ibu yang baru akan memulai mengaji. Namun di waktu yg hampir bersamaan jagoan kecilnya tiba tiba merengek lapar ingin kue. Sepertinya "si" ibu merasa ibadahnya terganggu oleh anaknya. Ia marah, bersuara cukup tinggi. Sambil menutup kembali Al Quran yg baru dibukanya ia berusaha mendiamkan jagoan kecilnya. Berbagai jurus membujuk dilajukannya salah satunya dengan menakuti anaknya."Jangan nangis itu ada dokter, nanti disuntik". "Ancaman" itu rupanya tidak membuat anaknya jadi tenang malah bertambah keras tangisnya.
Anak adalah amanah bagi kita Menjaga dan mendidiknya dengan sabar dan iklas adalah ladang ibadah bagi kita. Dalam mendidik anak, gunakanlah cara baik. Menakut-nakuti anak, mengeluarkan kata-kata keras serta membentak, akan berdampak dalam pembentukkan kepribadian anak.
Bersabarlah apabila anak melakukan hal yang tidak menyenangkan.
Astaghfirullah.
Hadapilah dengan kesabaran dalam menghadapi tingkah anak yg seringkali melakukan hal yg tidak pada tempatnya bahkan membuat kita malu.
Bulan ramadhan ini saatnya melatih bersabar.
Didiklah anak anak dengan sepenuh hati dan diiringi doa kepada Allah SWT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar