Surat Nabila untuk Presiden

Hari ini saya mendapat kabar bahwa Nabila memenangkan sayembara menulis surat untk presiden. Isi surat tersebut murni apa yang nabila rasakan dan harapkan......
berikut isi surat nabila

Bandung 30 Oktober 2015
Kepada Yth
Presiden Republik Indonesia
Bapak Joko Widodo

Assalamualaikum Warohmatulohiwabarokatuh Semoga bapak selalu sehat walafiat.
Bapak Presiden yang saya hormati,ijinkan  memperkenalkan diri, saya Nabila Ishma Nurhabibah. Saya siswi di SMP Negeri 7 Bandung kelas IX. Selain aktif mengikuti kegiatan belajar dan ekstrakulikuler di sekolah.  Diluar sekolah saya  aktif dalam beroganisasi anak  binaan pemeritah Organisasi yang saya ikuti yaitu Forum Anak yang fokus pada masalah perlindungan anak. Menekuni bidang perlindungan anak sudah menjadi panggilan hati saya. Saya bercita-cita menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 

Saya menyadari bahwa masalah perlindungan anak tengah menjadi sorotan saat ini. Berbagai kasus pelanggaran hak anak kini terus bermunculan dan jumlahnya semakin sering terjadi. Meningkatnya berbagai kasus kekerasan secara psikis, fisik,  seksual, aborsi,ekploitasi dan penjualan anak,  membuat kami anak-anak Indonesia takut dan resah

Bapak Presiden, banyak diantara kami masih  merasakan perlindungan terhadap anak belum sepenuhnya terpenuhi. Sebagai pelajar saya mengamati dan mendapati guru-guru disekolah masih melakukan kekerasan kepada anak dengan dalil “melatih disiplin”.  Ini sangat tidak masuk akal menurut saya. Seorang pendidik seharusnya mendidik  dan membentuk anak  menjadi pribadi yang berkarakter dan bukan menjadikan anak  sebagai obyek atau sasaran kemarahan.. Saya mendengar betul bagaimana guru-guru membentak murid yang melanggar peraturan dengan nada yang keras disertai kata-kata  yang tidak pantas diucapkan kepada anak-anak seusia kami. Saya dapat merasakan bagaimana murid-murid yang mendapat cap anak nakal ini menjadi tertekan dan trauma serta dihantui ancaman-ancaman dari para guru.  Perlakuan seperti ini akan terus tersimpan dalam ingatannya hingga dewasa.   Bapak presiden,  guru-guru selalu mengatakan “jangan menuntut kami memenuhi hak kalian jika kalianpun tidak bisa menjamin hak kami sebagai guru.” Saya terkadang tertawa mendengar kata-kata guru yang merasa bahwa mereka juga perlu mendapat hak perlindungan guru.

Bapak Presiden yang saya hormati. Saya mewakili anak-anak Indonesia, mengucapkan terima kasih terhadap pemerintah yang telah melakukan berbagai upaya dalam perlindungan anak.  Saya mengetahui bahwa pemerintah telah mengeluarkan  Undang Undang 23 Thun 2002 yang direvisi melalui Undanga Undang no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,  Sekolah Ramah Anak, Kota Layak Anak, dan berbagai program lainnya. Kami anak Indonesia,  berharap, semoga melalui instansi-instansi terkait dalam kepemimpinan Bapak saat  ini dapat segera  terelisasi berbagai program yang mendukung terwujudnya  perlindungan dan pemenuhan  hak anak demi mendukung generasi Indonesia yang berkarakter dan berprestasi.

Sekian surat ini saya sampaikan. Kami anak-anak Indonesia selalu mendoakan Bapak dapat menyelesaikan berbagai permasalahan di negeri ini dan dapat mewujudkan RI yang Layak Anak.
Terima kasih, semoga Bapak berkenan.



Hormat saya,


Nabila Ishma Nurhabibah


Semoga surat ini sampai ke tangan Bapak Presiden........



Tidak ada komentar:

Posting Komentar