Mendampingi Anak Melewati Masa Pubertas


Tumbuh Dewasa dan Masa Pubertas
Ayah Bunda, tanpa disadari anak kita terus mengalami pertumbuhan.  Kita tentunya masih ingat saat-saat masa mereka kecil, atau mungkin kita melihatnya dari koleksi foto yang ayah dan bunda simpan.  Sekarang, anak-anak kita sudah mulai dewasa.  Sudah  waktunya mereka mengalami perubahan. Mungkin mereka menyadari perubahan yang terjadi, tapi kebanyakan tidak.  Karena perubahan ini tidak ada patokan usianya.  Mungkin bunda melihat kapan perubahan itu terjadi pada kita tapi tidak menyadarinya.   Perubahan ini sangat berbeda satu sama lainnya walaupun, kaka beradik.  Kita tidak bisa mengetahuinya sebelum akhirnya hal itu terjadi pada ananda.  Perubahan itu  adalah Pubertas.  Pubertas adalah fase/masa dalam kehidupan baru anak.  Masa ini adalah cara alamiah anak menjadi semakin dewasa.

Kapankah Masa Pubertas terjadi
Secara umum masa pubertas terjadi saat anak berusia usia 8-13 tahun.  Tapi mungkin saja yang mengalaminya setelah melewati usia 13.    Masa ini termasuk masa masa yang sulit bagi mereka, sekaligus masa pertumbuhan yang pesat.  Kenyataannya pada saat tubuh telah siap maka saat itulah tubuh akan tumbuh.  Pertumbuhan pada usia yang sama bisa saja berbeda.  Mungkin saja anak kita baru akan tumbuh sedangkan teman seusianya sudah selesai tumbuh dan berkembang atau juga sebaliknya.  Kadang perbedaan masa pertumbuhan yang lebih cepat ini membuat anak yang mengalaminya menjadi malu.  Tapi adakalanya juga sebagian dari mereka merasa bangga dengan perubahan “tubuh barunya”  namun bukan tidak mungkin sebagian merasa malu bahkan minder.  Apalagi bila terlambat mengalaminya.  Kadang mereka “merasa tertinggal”.  Merasa “tubuhnya” masih seperti anak kecil, padahal, mereka tidak mau dianggap seperti anak. Namun bisa juga sebaliknya, sebagian anak sudah tumbuh dan berkembang namun mereka masih tetap ingin seperti layaknya anak  kecil.
Yang perlu diingat adalah bahwa semua ini adalah proses alamiah.  Tidak ada yang bisa mempercepat atau memperlambat proses ini.  Bukanlah suatu masalah pada usia berapa kita pertama kali puber karena ini akan terus berubah hingga anak benar benar dewasa

Perubahan Apa Saja yang Terjadi pada Masa Pubertas ?

Biasanya anak perempuan mengenal masa pubertas dengan ditandai dimulainya menstruasi pertama. Padahal sesungguhnya masa pubertas sudah dimulai sebelum menstruasi pertama mulai terjadi. Dan  setelah itu masa perubahan masih berjalan beberapa tahun lagi hingga pertumbuhan itu benar benar berhenti. Pada masa-masa itu anak akan mengalami banyak perubahan baik fisik maupun mental. Disinilah perubahan terjadi. Kita harus pastikan bahwa anak-anak tetap akan menjadi dirinya sendiri namun, dengan versi yang lebih dewasa.



Anak Terlihat Lebih Tinggi dan Lebar
Saat kita melihat tubuh anak dalam”ukuran” badan lebih tinggi dan lebar dengan sangat cepat, ini bisa jadi merupakan  awal pubertas terjadi. Pada masa ini perubahan-perubahan lainnya bisa saja sedang berlangsung. Tapi tidak  semua anak perempuan akan mengalami perubahan yang cepat,  bisa saja anak mengalami perubahan bertahap yang lambat selama beberapa tahun kedepan

Bertambah Tinggi
Anak perempuan biasanya memulai pertumbuhan tinggi badan di usia 11,5 tahun , tapi bukan tidak mungkin ada anak yang tumbuh lebih muda atau lebih tua dari usia ini. Saat anak mengalami pertumbuhan lebih awal bisa saja ia akan berhenti tumbuh lebih cepat dan sebaliknya anak yang mengalami pertumbuhan lebih lambat mungkin bisa menyamai tinggi teman temannya yang lebih dulu tumbuh atau malah bisa lebih tinggi dari mereka. 

Berat Badan
Pada masa awal pubertas, biasanya ditandai dengan bertambahnya berat badan. Kenapa hal itu terjadi? Itu terjadi karena pada masa ini tubuh memerlukan tambahan lemak sebagai cadangan energi tubuh. Selain lemak, berat badan juga bertambah karena pada masa ini pertumbuhan otot dan tulang mulai terjadi juga pertumbuhan organ lainnya seperti jantung dan hati. Otot akan banyak terbentuk pada masa anak mengalami pubertas, ini menjadi alasan mengapa kita harus banyak memberikan  makan makanan bergizi juga olah raga.Beri pengertian pada anak bahwa mereka  tidak perlu khawatir bila mereka mengalami kenaikan berat badan selama itu masih normal. Ini disebabkan karena tubuhnya sedang mengalami proses pertumbuhan.

Tubuh  Mulai Melebar
Bagian dari pinggul  merupakan bagian dari tubuh yang terlihat lebih lebar pada masa pubertas. Ini karena  karena tulang pada pinggul  tumbuh dan  membuat ruang lebih  yang nantinya saat dewasa akan “menyimpan” bayi.

Tumbuh Rambut Halus di Bagian Tubuh Anak
Saat tumbuh rambut di bagian kemaluan, ketiak dan kaki, ini adalah tanda kita memasuki masa pubertas. Tapi perubahan ini yang kadang tidak disadari. Kita  perlu mencaritahu kapan proses ini terjadi walaupn mungkin kita atau anak merasa risi.  Ini perlu kita mulai agar bila kita siap saat anak mendapatkan menstruasi pertama. Bunda dan Ananda tidak kaget dan lebih siap. jelaskan pada anank bagaimana cara merawat rambut di ketiak maupun di kemaluan baik menurut agama maupun kesehatan. Sebagian dari anak akan terjadi pertumbuhan rambut di kaki cukup tebal. Hal ini normal terjadi. Anak bisa mencukurnya bila pada akhirnya pertumbuhannya cukup mengganggu karena lebat, tapi harus dilakukan dengan hati hati, karena kulit di kaki gampang sekali terluka.

Tumbuh Payudara
Payudara anak biasanya akan terus tumbuh hingga usia  17 tahun.  Pada awal masa pertumbuhan payudara, anak akan merasa geli dan gatal, namun hal ini tidak akan berlangsung lama. Pada masa awal pertumbuhan payudara, anak perlu berhati-hati bila menggunakan baju berbahan kaos karena mungkin akan terlihat dan dapat membuat kita malu.  Oh ya salah satu payudara anak mungkin saja akan tumbuh lebih cepat. Kita tidak perlu kuatir besar keduanya akan berbeda.  Ukurannya akan sama, tapi tidak ada satu orang pun yang memikili payudara yang benar-benar simetris. Nah inilah saatnya anak mulai menggunakan bra. Bra yang dipakai haruslah pas ukurannya.  Ukuran cup tidak boleh terlalu besar karena bisa berkerut dan jangan juga terlalu sempit karena payudara akan tersembul keluar, yang bisa membuat anak malu.

Menstruasi
menstruasi adalah keluarnya sedikit darah dari vagina selama beberapa hari dalam sebulan. Menstruasi sebenarnya hanyalah salah satu pertanda bahwa tubuh bekerja dengan baik yang tidak perlu ditakutkan.  Menstruasi biasanya  dimulai 2,5 tahun sejak payudara muncul atau di usia 10-15 tahun.  Awal  akan dimulainya menstruasi pertama biasanya  ditandai dengan keluarnya cairan dari vagina. Biasanya jangka waktu satu menstruasi ke menstruasi berikutnya adalah 28 hari  atau 4 minggu sampai 1 bulan, namun ada juga yang dari 20 ke 35 hari bahkan lebih. Waktu masa mentruasi rata-rata paling sebentar 2 hari dan paling lama 8 hari.
Masa awal menstruasi mungkin merupakan masa-masa sulit bagi anak.  Saat itu mungkin saja anak mengalami sakit dan sindrom pra menstruasi. Sebaiknya kita perlu banyak bertanya pada  anak tentang apa yang mereka rasakan. 
Menstruasi adalah bagian dari pertumbuhan.  Pada masa ini ada yang mengalami masalah namun ada juga yang tidak bermasalah  Pada masa ini hormon anak akan naik turun dan kadang ini membuatnya tidak nyaman. Sebagian dari kita mungkin akan  merasa sakit di bagian perut  bawah pada awal menstruasi.  Ini disebabkan hormon yang mempengaruhi otot-otot dalam Rahim kita.  Olahraga bisa sangat membantu.  Tapi kalau merasa sakit saat berolahraga, istirahat dahulu dan berilah sebotol air hangat yang diletakkan di perut.  Tapi bila tidak hilang juga dan sangat menggangu bisa minum  obat penghilang rasa sakit. Saat ini telah tersedia berbagai obat penahan sakit, mulai dari yang tradisional hingga kimia. Namun sebaiknya minum obat adalah pilihan  terakhir bila rasa sakitnya sangat menggangu.  Selain rasa sakit di bagian bawah perut saat menstruasi kadang anak akan merasa payudara bengkak, sakit kepala, lesu dan lemah atau dikenal dengan PMS (pra menstruasi sindrom).  PMS tidak ada obatnya tapi bisa berkurang  bila kita terbiasa makanan bergizi dan istirahat cukup.
Sebenarnya darah menstruasi itu sangat bersih  namun setelah keluar dari tubuh, darah akan bertemu bakteri di udara, yang menyebabkan darah menjadi berbau.Pilihlah pembalut yang tepat baik ukuran  atau bentuk. Pilihan pembalut yang tepat sangat berpengaruh pada kenyaman kita. Bunda jangan lupa memberi tahu bagaimana cara membersihkan vagina dan juga pembalut  sebelum dibuang serta cara mandi besar setelah selesai mentruasi bagi umat muslim.
Oh ya saat mengalami mentruasi biasanya perasaan anak sangat cepat berubah. Perubahan ini disebabkan oleh hormon dalam tubuh, namun tidak perlu kuatir karena pada waktunya akan stabil.

Nah sekarang sudah siapkan menjadi anak anak menjadi dirinya yang baru?

3 Kata Ajaib



 Apakabar Ayah Bund. Ayah dan Bunda pasti sudah terbiasa dengan kata maaf, tolong dan terimakasih. Namun seberapa seringkah kita mengucapakan kata-kata tersebut? Tahukan ayah bunda bahwa ketiga kata ini memiliki kekuatan yang luar biasa karena mampu mengubah lawan menjadi kawan, benci menjadi cinta serta menyulap amarah menjadi kasih sayang.
Karena manfaatnya yang luar biasa maka kata maaf, tolong dan terimakasih harus menjadi kata yang biasa digunakan sehari-hari, terutama saat kita berinteraksi dengan orang lain siapapun itu.
Lalu bagaimana cara agar anak terbiasa mengucapkan Maaf, tolong dan terimakasih? Berikut saya berikan tip nya

1. Mulailah kita membiasakan menggunakan kata maaf, tolong dan terimakasih di lingkungan rumah.
Saat kita melakukan kesalahan kepada siapapun termasuk kepada anak kita, jangan segan  meminta maaf pada si kecil. Jika ingin diambilkan sesuatu, mintalah bantuan dengan mengucapkan kata “tolong” dan jangan lupa ucapkan “terima kasih”. Dengan membiasakan hal tersebut, tanpa disadari anak akan terbiasa mengucapkan kata kata tersebut.o

2. Saat mengajari atau membiasakan anak untuk menggunakan kata maaf, tolong dan terimakasih, sebaiknya tidak  dengan memerintah tetapi dengan memberi contoh. 
Misalnya “Ayo sana ke temanmu  minta maaf”. Akan lebih baik bila dengan  “yuk ibu temani minta maaf pada temanmu”

3. Ada baiknya saat mengucapkan kata maaf, tolong dan terimakasih, diikuti dengan  bahasa  tubuh dan  mimik wajah serta intonasi suara yang sesuai. Tujuannya adalah agar anak

4. Untuk anak yang sudah cukup mengerti perlu juga disampaikan alasan yang logis pada anak mengapa ia harus meminta maaf, meminta tolong dan berterimakasih.   Bila mereka sudah mengerti alasannya tentunya mereka akan melakukannya dengan iklas dan tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.

5. Ajarkan pada anak kata maaf, tolong  dan terimakasih lewat cerita yang menarik.

Nah Ayah dan bunda demikian tips yang saya berikan kali ini. Mari kota mulai dari angota keluarga di rumah kita. semoga bermanfaat.

Bantu anak mampu mengenal dan merumuskan Mimpi Masa depannya



Salam Orang Tua Cerdas

Bermimpilah seting tinggi dan bila saat terjatuh maka engkau akan jatuh diantara bintang bintang (Ir Soekarno)

Semua anak tentunya memiliki mimpi besar yang ingin mereka raih di masa depan. Kita sebagi orang tua tentunya ingin membantu mewujudkan mimpi mereka. Hal yang wajar bila mimpi mereka terus berubah namun  ada saatnya anak-anak sudah mulai memastikan mimpi apa yang akan membawa  pilihan masa depannya karena semua ini perlu proses. Disinilah orangtua perlu mendampingi. Orang tua sangat perlu membantu anak membangun mimpinya sesuai dengan potensi dan bakatnya masing masing.Namun sayangnya orangtua seringkali suka memaksakan kehendak dengan memilihkan  sesuai dengan keinginannya bukan  keinginan anak. Padahal tugas orang tua seharusnya adalah menfasilitasi mulai dari proses hingga meraih mimpinya. 
Proses meraih mimpi sebaiknya dimulai dengan menemukenali bakat sesungguhnya pada anak. Hal ini tidaklah mudah, perlu proses hingga terliat betul apa bakat anak terutama pada anak yang tidak menunjukkan kecenderungan minat pada keahlian tertentu  Cara yang terbaik dalam mengetahuinya adalah dengan memberikan kepercayaan pada anak dan menfasilitasinya. Bila orang tua sudah menfasilitasi, maka akan dapat dapat terlihat apa saja yang menjadi kelebihan anak atau kegiatan  apa yang disukai. Saat  anak dapat melakukannya dengn baik bisa jadi itulah bakatnya. Orang tua tingal memberikan rasa percaya dan terus mendukung agar bakat anak dapat lebih terasah dan semakin percaya diri.
Beberapa Tips
1. Sadari bahwa setiap anak memilik kecerdasan masing masing. Bisa hanya satu kecerdasan atau mungkin beberapa atau Kecerdasan majemuk.
2. Kenali bakat yang Ananda miliki. Bila sudah terlihat  bisa lebih diarahkan dengan memberikan anak pengetahuan ekstra seperti kursus atau bergabung dalam club.
3. Bila sudah menemukan bakat anak, ajaklah anak-anak melihat berbagai kegiatan sejenis yang menunjang bakatanya.
4. Ajak anak melihat berbagai macam kegiatan yang dapat menjadi alternatif pilihan. Kadang anak mulai tertarik dan serius hingga menemukan bahwa itu bakatnya setelah ia melihat suatu hal yang dia anggap menarik
5. Saat ini banyak lembaga-lembaga yang menawarkan berbagai jenis tes yang dapat menemukan  minat dan bakat anak. Tidak ada salahnya dicoba bila Ayah dan bunda merasa perlu .
6. Mencoba mengikuti berbagai kompetisi dapat dicoba untuk mengenali dimana sebenarnya kemampuan anak. Namun jangan pernah memaksa dan memberi tekanan  bila anak tidak mau.


Mendampingi Anak Agar Memiliki Jati Diri yang Tangguh



Salam Orang Tua Cerdas

Ayah dan bunda, Sebagai orang tua tentunya kita menginginkan anak-anak, tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berkarakter  sehingga tidak mudah  terpengaruh berbagai hal buruk. Menjadi pribadi yang berkarakter tentunya memerlukan proses. Proses itu biasanya berlangsung saat anak masuk usia remaja yang  dimulai dengan pencarian jati diri. Pada saat proses ini berlangsung, orang tua tentu  ingin terus mendampingi dan memastikan anak-anak tidak salah dalam melangkah. Namun disatu sisi anak pada usia remaja mulai ingin menunjukan kemandirian. Berbagai permasalahan bisa terjadi karena disaat bersamaan pergaulan anak-anak biasanya semakin luas dan ini dapat  berpengaruh dalam proses membentukan jati diri. Yang paling berbahaya adalah anak-anak  mendapatkan masukan salah. Disinilah orang tua  perlu mendampingi anak-anak agar mereka dapat menemukan jatidirinya dengan benar sehingga kelak menjadi pribadi yang tangguh dan tidak terpengaruh dengan pengaruh buruk lingkungan.
Beberapa tindakan yang harus dilakukan orang tua saat mendampingi anaknya :
1. Tidak pernah  bosan dan malu menunjukkan pada anak-anak bahwa mereka adalah seseorang yang sangat kita sayangi dan kasihi serta betapa berharganya mereka bagi GGG
. Hal ini perlu mereka ketahui agar tertanam bahwa begitu penting dan berharganya diri mereka hingga mereka harus menjaga diri sebaik mungkin dan tidak membiarkan orang lain merusak dirinya.

2. Dampingi anak-anak dalam menemukan dirinya. Ajarkan anak mengetahui berbagai hal tentang dirinya misalnya siapa saya, apa keinginan atau cita-citanya, apa yang paling disukai apa yang tidak disukai, seberapa bahagia ia di sekolah atau di rumah, apa cita-citanya dan berbagai hal tentang dirinya. Sangatlah penting anak-anak mengetahui kekuatan dirinya karena dapat membuat mereka percaya diri. Dengan memiliki kepercayaan diri mereka akan mampu menunjukkan jati dirinya, hingga tidk akan mudah terpengaruh hal buruk.

3. Ajarkan anak untuk bisa menilai dirinya sendiri.  Agar dia tahu persis apa kelebihannya  dan kekurangannya. Dengan mengetahui kekurangan atau kelebihannya mereka dapat lebih menjaga dirinya agar orang lain tidak memanfatkan kelemahan atau kelebihan yang dimilikinya.

4. Yakinkan pada anak-anak bahwa mereka memiliki kecerdasan, keunikan serta potensi tertentu yang membuat mereka berbeda dan istimewa. Ini adalah kekuatan bagi dirinya sehingga akan muncul semangat dalam mengembangkan diri, sehingga tidk akan terpengaruh pada hal buruk.

5. Ajarkan pada anak-anak kita bagaimana memilih teman yang baik. Berikan masukan bahwa berteman  bukan karena, kekayaan, ketenaran, pendidikan atau status sosial namun  teman yang baik adalah mereka yang menghargai kita dan tidak pernah berusaha menjeruskan ke dalam hal yang buruk dan begitu pula sebaliknya. 

Nah ayah dan bunda Semoga apa yang telah saya paparkan dapat bermanfaat.
Salam Orang Tua Cerdas